RENTAL MOBIL SEMARANG – Dalam mencari mobil bekas kita biasanya juga menanyakan atau melihat sudah berapa kilometer mobil tersebut berjalan. Sebenarnya hal tersebut bisa menjadi pertimbangan karena mobil yang masih 100ribu kilometer tentu akan berbeda rasanya dengan mobil yang sudah menempuh 300ribu kilometer, karena sudah banyak part yang mengalami penurunan fungsi serta part slow moving mulai perlu di ganti.

Namun faktor kilometer jangan di jadikan 1 acuan, anda perlu mempertimbangkan hal-hal lainnya pula. Di kutip dari dapurpacu.com bahwa banyak dari kalangan pemilik mobil yang mengatakan mobil yang jarang dipakai tak akan banyak masalah. Ternyata hal tersebut perlu dipertimbangkan kembali.

Pasalnya hal itu salah, karena ada beberapa komponen yang bisa rusak jika mobil jarang digunakan, ungkap Agit Prasetia, Kepala Teknisi diler Nissan Datsun Makassar, di Bira, Makassar, Rabu (22/03).
Memang ada beberapa komponen yang bisa rusak. Seperti kelistrikan dan ban yang berpontensi rusak, termasuk pula dengan berubahnya kualitas oli mesin bila tak terpakai.

“Kalau kita bicara baterai/aki, maka apabila jedanya sampai sebulan tak dipakai kapasitas tegangan baterai akan menurun. Lebih benarnya, aki tidak akan drop adalah salah satu kabel aki arus minus harus dicopot biar tidak drop,” tegasnya. Dilepasnya kabel yang minus maka aki tidak menyuplai tenaga listrik ke ECM, kalau ECU kan semua sensor semuanya stand by makannya itu yang bikin habis aki.

Masalah lainnya adalah oli juga bisa mengendap kalau dalam kurun waqktu satu bulan mobil tidak pernah dipanaskan dan digunakan sama sekali. Sehingga terjadi oksidasi di ruang mesin dan membuat karat pada bagian metal yang saling bersentuhan. Kerusakan lainnya terjadi pada ban yang akan berubah bentuk jika mobil jarang dipakai. Akibat terlalu lama menempel dengan dinding lantai dan tekanan hanya terjadi pada satu titik saja.

Hal tersebut akan merusak konstruksi bagian dinding ban, diperparah bila tekanan angin di ban sangat kurang dari ketentuan standar mengakibatkan dinding akan pecah-pecah. Hal inilah yang sangat membahayakan pengemudi ketika memacu kendaraan di kecepatan tinggi. Menempatkan mobil di tempat terbuka terkena paparan sinar matahari dan dinginnya malam. Hal ini akan merusak lapisan pelindung cat membuat mobil jadi kusam. Jok yang bermaterial fabric juga akan bau apek serta berpotensi spot jamur.


Belum lagi usai dipakai perjalanan jauh bersama keluarga tak dibersihkan bagian dalamnya. Memungkinkan tertinggalnya remah-remahan sisa snack yang akan mendatangkan bakteri di dalam kabin serta serangga seperti semut dan kecoa.

Nah, cukup banyak jugakan hal yang perlu di pertimbangkan? namanya juga mobil bekas, tetap saja perlu ada restorasi atau peremajaan, yang mobil baru aja kadang sama pemiliknya langsung di pasang sarung jok dan karpet dasar agar tidak cepat kusam. Jangan pelit-pelit terhadap perawatan mobil, karena apabila mobil nyaman anda sendiri yang merasakan, dan jangan boros-boros dalam perawatan mobil, karena uangnya lebih baik untuk berlibur akhir pekan bersama keluarga.