RENTAL MOBIL SEMARANG – Ingat jaman 90-an dimana kejayaan civic estilo dan genio? nah untuk estilo cukup fenomenal karena harga bekasnya ada yang di angka 90-jutaan sedangkan estilo ada di harga 50-60 jutaan. Kok bisa? ternyata di sebabkan hatchback tersebut istimewa karena 2 pintu, sama dengan hyundai getz sunroof 2 pintu, harga jualnya juga tinggi.

Lantas kenapa civic hatchback sekarang tidak melahirkan yang 2 pintu? berikut alasan yang kami kutip dari otodriver.com bahwa ternyata Civic turbo hatchback model 2 pintu dan transmisi manual tak ada di kawasan Asia. “Di Asia sendiri tidak ada rencana (memasukkan transmisi) manual, karena harus ada balancing antara kesenangan mengemudi dengan power yang besar, serta kita sadar bahwa lalu lintas di jalanan macet,” jelas Jonfis Fandy, Marketing & After Sales Service Director PT HPM sesaat setelah peluncuran Civic turbo hatchback (9/6).

Kendati demikian, Jonfis berharap bagi pengguna Civic hatchback ini dapat memanfaatkan fitur paddle shift untuk menapat sensasi mengoper gigi. “Ini bukan mobil pertama honda yang tak memiliki opsi transmisi manual. Kami rasa konsumen tetap terima, karena Civic ini punya paddle shift juga, kalau dia ingin sensasi manual,” lanjut Jonfis.

Kemudian insinyur utama dalam pembuatan Civic turbo hatchback angkat bicara mengenai tak adanya Civic dua pintu di tanah air. “Untuk model ini, spesifikasi Amerika Utara ada yang dua pintu (model Coupe bernama Si). Namun, saat kami memikirkan model mana yang dimasukkan ke Indonesia, kami melihat kebutuhan yang 2 pintu tidak banyak, maka kami putuskan menghadirkan yang 4 pintu,” ujar Hiroshi Ito, New Civic Assistant Project Leader – Honda R&D., Ltd dalam kesempatan yang sama.

Menurut kami, jika saja ada pilihan transmisi manual, bukan mustahil Civic Hatchback Turbo ini akan jadi incaran pecinta kecepatan. Itu membuka kembali segmen pasar yang sudah hilang dari mobil ini sejak Estilo berakhir 21 tahun lalu.

Akan tetapi kami juga sudah melakukan crosscheck, di seluruh negara Asia memang tak lagi ada Civic hatchback 2 pintu atau manual. Jadi ini bukan semata keputusan Honda Indonesia, namun global. Gimana? anda setuju apa kecewa? ya, kalo kita tidak membeli buat apa kecewa, paling tidak hal ini sebagai informasi otomotif bagi kita saja.