RENTAL MOBIL SEMARANG – Perlu di ketahui bahwa mobil canggih apabila masuk ke Indonesia harganya mahal, kenapa demikian? karena mobil tersebut terkena pajak CBU, ada lagi pajak mobil mewah, belum lagi pajak mobil dengan mesin ganda (hybrid) maka dari itu kendaraan listrik maupun hybrid susah sekali tumbuh karena pemerintah tidak mendukung melalui peraturan undang-undang.

Di kutip dari otomotif.grid.id bahwa komitmen Indonesia untuk masuk pasar mobil ramah lingkungan, mencakup hybrid dan listrik telah ditegaskan oleh Presiden RI, Joko Widodo beberpa waktu lalu. Gayung bersambut, jajaran menteri juga terus mengkaji rencana tersebut. Setelah sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan juga menyatakan komitmen pengembangan mobil listrik.

rental mobil semarang dan rental mobil ungaran, nikmati promo-promo menarik dari kami urent sewa mobil semarang.

Kini giliran Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, menyatakan komitmennya untuk menyusun regulasi yang disebut LCEV. “Kita juga segera merilis aturan LCEV (Low Carbon Emission Vehicle), nanti ada insentif pajak bagi pabrikan yang menjual kendaraan rendah emisi,” tegas Airlangga, di sela pembukaan GIIAS 2017.

Dengan hal tersebut maka konsumen mendapatkan keringanan dalam pembelian mobil elektrik, tapi perlu di ingat bahwa pemerintah perlu mengkaji intensif pajak yang lebih ringan untuk kendaraan listrik rakitan/produksi lokal agar negara kita tidak hanya sekedar menjadi pasar.